Senin, 22 Februari 2010

Sayangi Jantung Anda

Seperti biasa pulang kerja, saya mampir dulu ke rumah pengasuh baby saya (5 bulan). Seketika itu yang saya dapati baby saya sudah digendong pamannya. Ternyata suami dari pengasuh baby saya sedang kesakitan di lantai karena mengalami sakit di dada seperti tidak bisa bernafas dan sakit di perut. Saat itu juga saya berpikir bahwa ini adalah serangan jantung koroner. Banyak orang yang membantu untuk menghilangkan rasa sakit itu seperti ngeroki (bahasa Jawa), membalurkan minyak tanah yang sudah diberi garam, memijat diarea punggung dan dada. Tapi semua usaha itu tidak mengurangi rasa sakit. Spontan saya bingung sendiri dengan yang mereka lakukan. Maklum, informasi tentang penyakit jantung koroner masih belum banyak diketahui masyarakat yang notabene tinggal di pedesaan. Mereka taunya hanya masuk angin biasa, asalkan bisa mutah sembuh.

Akhirnya salah satu anaknya bisa membujuk untuk dibawa ke rumah sakit, walaupun sebelumnya menolak dibawa ke rumah sakit. Setelah dibawa ke rumah sakit pemerintah terdekat, dokterpun mengatakan bahwa itu adalah SERANGAN JANTUNG KORONER. Seharusnya saat terkena serangan langsung dibawa ke rumah sakit secepatnya, jangan menunda waktu. Semakin menunda waktu akan berakibat fatal berujung kematian. Untuk saudaraku dimanapun berada, apabila mengalami kejadian seperti ini yang menyerang keluarga, teman Anda jangan membuang waktu hanya untuk memberikan pertolongan pertama seperti mengeroki, memijat, memberi remason, dll., semua itu percuma. Karena sebab bukan di luar tubuh kita, melainkan di dalam tubuh kita, tepatnya di JANTUNG kita, dipembuluh koroner jantung.

Simak pengalaman seorang istri yang mendapati suaminya terkena serangan jantung koroner. Lebih jauh tentang apa itu penyakit jantung koroner?
Semoga bermanfaat bagi semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar